ALKIMYA Virtual Madrasah

ALKIMYA adalah ikhtiar sekelompok Kyai muda pesantren yang memaknai fenomena everything-from-home menjadi sebuah tantangan dakwah dalam dimensi yang berbeda. Menandai dimulainya kesadaran bahwa kini basis perjuangan dakwah rahmatan-lil-alamin tidak saja on-land tapi juga on-line.

ALKIMYA lahir pada sebuah era yang memandang bentuk ruang dan jarak adalah relatif. Menggeser banyak aspek kehidupan menjadi serba mudah, ringan. Karenanya ia sederhana dan cepat. Hampir segala hal diwakili oleh perintah-perintah dari sebingkai layar monitor. Itupun makin lama kian mengecil ukurannya.

Filosofi logo

Jalinan gadget yang terpilin membentuk bunga berwarna hijau, warna yang merefleksikan penggalan dari syair “Ilir-Ilir” gubahan Kanjeng Sunan Giri ra. (tandure wis sumilir, tak ijo royo-royo). Artinya bahwa “tanaman” Walisongo sudah banyak yang berpindah ke alam yang hanya bisa diakses melalui gadget. Membentuk lorong infinite.

  • Kombinasi warna hijau tua dan muda, melambangkan kontinuitas perjuangan dari generasi yang lebih dulu kepada generasi penerus di masa kini dan nanti.
  • Garis abu-abu melambangkan perbatasan tipis antara dunia virtual dengan khazanah keilmuan dan budaya Islam. Diwakili oleh khat Kufi dan Latin.
  • Kaligrafi الكمياء (ALKIMYA) yang diambil dari perbendaharaan bahasa Arab. Yang bermakna “kimia”.Mengingatkan bahwa apapun kemajuan yang telah dicapai oleh dunia teknologi hari ini, bertumpu pada pondasi yang dibangun oleh para ilmuwan Islam di masa lalu. Diiringi harapan bahwa lembaga ini nantinya juga akan menjadi faktor penjelas (al-Kimya’) atas semua unsur kehidupan bagi masyarakat luas.